PWM Kalimantan Timur Gelar Rapat Pengusulan Keanggotaan BPH Universitas Muhammadiyah Berau dan STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb Periode 2027–2030

Pembahasan pengusulan keanggotaan BPH tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi BPH serta mengacu pada Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

SAMARINDA – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Timur menggelar rapat bersama dalam rangka membahas pengusulan keanggotaan Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Berau dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Tanjung Redeb untuk periode 2027–2030. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (17/10/2026), bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Samarinda.

Rapat ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola perguruan tinggi Muhammadiyah di Kalimantan Timur, khususnya dalam memastikan proses pengusulan keanggotaan BPH berjalan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Muhammadiyah, di antaranya Ketua PWM Kalimantan Timur, Drs. KH. Muhammad Jafron, M.Si.; Ketua STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb, Dr. Yuli Puji Astutik, S.Pd.I., M.Pd.; serta Rektor Universitas Muhammadiyah Berau, Dr. Nahwani Fadelan, S.E., M.M. Kehadiran para pimpinan ini mencerminkan koordinasi dan komunikasi antarlembaga dalam mendukung keberlangsungan serta pengembangan perguruan tinggi Muhammadiyah di wilayah Kalimantan Timur.

Pembahasan pengusulan keanggotaan BPH tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi BPH serta mengacu pada Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Dalam tata kelola perguruan tinggi Muhammadiyah, BPH memiliki peran penting dalam menjalankan fungsi pembinaan sesuai dengan ketentuan Persyarikatan, sehingga proses penetapan keanggotaannya perlu dilaksanakan secara terencana, terkoordinasi, dan berpedoman pada regulasi organisasi.

Melalui rapat ini, proses pengusulan anggota BPH Universitas Muhammadiyah Berau dan STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb untuk periode 2027–2030 diharapkan dapat berjalan secara tertib dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Koordinasi antara PWM Kalimantan Timur dan pimpinan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan pengusulan dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan organisasi serta kebutuhan pengembangan masing-masing institusi.

Bagi STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb, keterlibatan dalam rapat tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperkuat koordinasi kelembagaan di lingkungan Muhammadiyah. Sinergi antara pimpinan wilayah dan perguruan tinggi diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas tata kelola, penguatan kelembagaan, serta keberlanjutan program pengembangan pendidikan tinggi.

Dengan adanya koordinasi ini, PWM Kalimantan Timur bersama pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah diharapkan dapat terus membangun tata kelola yang terarah dan berkesinambungan. Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam memperkuat peran perguruan tinggi Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kemajuan masyarakat di Kalimantan Timur.

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT