
"Kerja sama dan penandatanganan Implementation of Agreement ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan langkah nyata kami untuk terus belajar dan mengadopsi praktik-praktik baik (best practices) pengelolaan SPMI dari UIN Raden Mas Said Surakarta. Kami berharap kolaborasi ini membawa dampak signifikan bagi peningkatan budaya mutu di STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb," ujar Nur Heni, M.Pd.
TANJUNG REDEB — Kampus STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb menggelar kegiatan Implementation of Agreement (IA) yang dirangkaikan dengan Sharing Session bertema "Pengelolaan dan Pengembangan Lembaga Penjaminan Mutu". Acara yang berlangsung di Ruang Senat kampus pada Rabu, 04 November 2026 ini menghadirkan jajaran pimpinan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai narasumber dan mitra strategis.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola sistem penjaminan mutu internal (SPMI) serta memperluas jejaring kerja sama kelembagaan demi peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Ketua LPM STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb, Nur Heni, M.Pd., menyambut hangat kedatangan tim LPM UIN Raden Mas Said Surakarta. Beliau menyampaikan pentingnya penjaminan mutu sebagai pondasi utama kelangsungan dan reputasi institusi.
"Kerja sama dan penandatanganan Implementation of Agreement ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan langkah nyata kami untuk terus belajar dan mengadopsi praktik-praktik baik (best practices) pengelolaan SPMI dari UIN Raden Mas Said Surakarta. Kami berharap kolaborasi ini membawa dampak signifikan bagi peningkatan budaya mutu di STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb," ujar Nur Heni, M.Pd.
Sementara itu, Sekretaris LPM UIN Raden Mas Said Surakarta, Fuad Muhammad Zein, M.Ud., menekankan bahwa pengembangan mutu di perguruan tinggi membutuhkan komitmen berkelanjutan dan adaptasi sistem yang fleksibel namun tetap taat asas.
"Penjaminan mutu adalah instrumen utama dalam menjaga marwah pendidikan tinggi. Melalui sharing session ini, kita saling bertukar gagasan dan pengalaman dalam menyusun, menjalankan, serta mengevaluasi dokumen SPMI agar selaras dengan standar nasional. Kami sangat mengapresiasi keterbukaan dan semangat kolaborasi dari STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb," ungkap Fuad Muhammad Zein, M.Ud.
Sesi diskusi interaktif yang berlangsung di Ruang Senat membahas berbagai topik teknis, mulai dari siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan), strategi audit internal, hingga persiapan menghadapi akreditasi program studi maupun perguruan tinggi.