
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi organisasi mahasiswa dalam membantu mahasiswa memperoleh informasi serta memahami tahapan administrasi yang diperlukan untuk mengikuti program beasiswa tersebut.
TANJUNG REDEB – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb melaksanakan pendampingan kepada mahasiswa dalam proses pengurusan Beasiswa Gratispol. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi organisasi mahasiswa dalam membantu mahasiswa memperoleh informasi serta memahami tahapan administrasi yang diperlukan untuk mengikuti program beasiswa tersebut.
Pendampingan dilakukan secara langsung dengan membantu mahasiswa memahami proses pengisian data, memeriksa kelengkapan berkas, serta memberikan arahan terkait persyaratan administrasi yang perlu dipenuhi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menjalani proses pengurusan beasiswa dengan lebih terarah dan meminimalkan kendala dalam pemenuhan persyaratan.
Ketua BEM STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb, Tyas Ayu Nandita, bersama Ketua PK IMM Jenderal Sudirman, Alya Febrianti, dan Ketua PK IMM Bung Karno, Suci Aryani, turut menjadi bagian dari upaya pendampingan mahasiswa tersebut. Kolaborasi ini mencerminkan peran organisasi mahasiswa yang tidak hanya berfokus pada kegiatan internal dan pengaderan, tetapi juga hadir untuk menjawab kebutuhan mahasiswa di lingkungan kampus.
BEM dan IMM menyampaikan harapan agar program Beasiswa Gratispol dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb. “Besar harapan kami sebagai BEM dan IMM, yang mewakili aspirasi mahasiswa, agar mahasiswa STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb yang berusia di bawah 25 tahun dapat memperoleh Beasiswa Gratispol ini sehingga dapat membantu meringankan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan mendukung keberlanjutan pendidikan mereka,” demikian harapan yang disampaikan melalui kegiatan pendampingan tersebut.
Melalui upaya ini, BEM dan IMM STIT Muhammadiyah Tanjung Redeb menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kepentingan mahasiswa, khususnya dalam memperjuangkan akses pendidikan yang lebih terjangkau. Pendampingan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun solidaritas mahasiswa sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau.